Juknis Bantuan Sarana Pembelajaran Berbasis TIK Bagi Sekolah Dasar Tahun 2016

Juknis Bantuan Sarana Pembelajaran Berbasis TIK Bagi Sekolah Dasar Tahun 2016
Pembelajaran e-learning salah satu media yang diminati siswa
Penerapan sarana pembelajaran  berbasis TIK di sekolah dasar (SD) menjadi suatu kebutuhan, karena TIK dapat digunakan oleh guru untuk berinteraksi  dengan  peserta didik dalam pembelajaran. Selain itu dapat membantu peserta didik untuk mencari, mengeksplorasi, menganalisis, saling tukar informasi positif secara  efisien  efektif sekaligus  mengembangkan bakat  serta  kreativitas  peserta didik. Sehingga penerapan pembelajaran  berbasis TIK yang memadai akan mendorong peningkatan mutu pendidikan di SD.

SD sebagai basic education bertugas menyiapkan peserta didik untuk jenjang  pendidikan selanjutnya dan penggunaan sarana pembelajaran  berbasis TIK akan membantu  proses tersebut.

Dalam  rangka  mewujudkan peningkatan  mutu  pembelajaran  tersebut, diperlukan sarana pendukung yang memadai, diantaranya berupa sarana pembelajaran  berbasis TIK. Bantuan sarana pendidikan berbasis TIK mulai  diberikan  pada tahun  2011, sasaran bantuan TIK sebanyak 10.000 SD. Kemudian pada tahun 2012 sebanyak 342 SD, tahun  2013 sebanyak 500 SD, tahun  2014 sebanyak 3.220 SD, dan tahun  2015 sebanyak  2.285  SD. Sehingga jumlah   SD yang  telah menerapkan   pembelajaran berbasis TIK sebanyak  16.347.

Berdasarkan Dapodik pada bulan Juli 2015, sekolah dasar yang membutuhkan  TIK sebanyak 63.667 SD. Sehingga sampai dengan 2016 sarana pembelajaran  berbasis TIK di SD masih kurang memadai. Direktorat Pembinaan Sekolah Dasar secara bertahap  berupaya  memenuhi  kebutuhan sarana pembelajaran  berbasis TIK dalam bentuk bantuan  peningkatan  mutu  pembelajaran TIK.

Pada tahun anggaran 2016, salah satu kegiatan Direktorat  Pembinaan Sekolah Dasar adalah Bantuan Sarana Pembelajaran  Berbasis TIK bagi SD. Bantuan  tersebut sebagai upaya strategis  untuk merealisasikan paradigma pendidikan sehingga mutu pendidikan di sekolah dasar dapat meningkat.
Sumber DIT PSD Kemdikbud